Tanpa Surat Pindah, e-KTP Juga Bisa Dibuat

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

SOLOK –Pelayanan KTP Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Solok diperpanjang hingga 30 April 2012 untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor : 471.13/5079/SJ tanggal 20 Desember 2011.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Duk capil) Kabupaten Solok, Drs. Dedy Permana, MM, kepada Singgalang, Senin (13/2) mengatakan bahwa sesuai SE Mendagri tersebut ditambah lagi SE Mendagri Nomor : 471.13/5266/SJ tanggal 30 Desember 2011 perihal dispensasi pelayanan penerbitan KTP elektronik secara massal, maka Bupati Solok juga telah menurunkan surat edaran kepada camat, walinagari dan jorong-jorong se Kabupaten Solok. SE tersebut bernomor : 471/029/DKSP/2012 tanggal 5 Januari 2012.
Isi SE Bupati antara lain, pelayanan e-KTP secara massal di Kabupaten Solok diperpanjang sampai 30 April 2012. Pengurusannya seperti biasa, mulai dari jorong hingga walinagari sampai ke camat yang harus dilampirkan KK (Kartu Keluarga), ijazah terakhir serta surat nikah bagi yang telah menikah. Dari 14 kecamatan, ada yang bisa merekam data e-KTP di kecamatan, tapi ada juga yang tidak bisa lagi, karena kekurangan operator serta ada alatnya yang rusak.
Bagi mahasiswa, karyawan swasta dan pedagang yang tinggal diluar domisili asalnya, tanpa melalui proses pindah (tidak mengurus surat keterangan pindah), maka diberikan dispensasi penerbitan e-KTP tersebut hingga 30 April 2012.
Sebelumnya, sesuai Peraturan Presiden Nomor: 25 tahun 2008, pasal 16 ayat (2) yang mewajibkan Surat Keterangan Pindah (SKP). "Sekarang tidak perlu SKP lagi, jika mengurus langsung di domisili sekarang, mulai dari RT, RW, jorong hingga camat dan Dukcapil setempat. Jika ada Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang lama (tempat domisili asal) dapat dipakai. Jadi NIK itu hanya satu untuk setiap orang," kata Dedy.
Data penduduk yang pindah tersebut setelah diproses e-KTP nya ditempat yang baru, maka data di tempat asal akan dihapus. Bagi penduduk yang mengurus e-KTP ditempat yang baru, belum mempunyai KK, maka dapat melapor kepada RT dan RW masing-masing dan pembuatan KK dapat bergabung dengan keluarga yang ada di sana, baik keluarga berhubungan darah maupun tidak berhubungan darah, tapi tinggal satu keluarga (rumah). (505)

Pelayanan KTP Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Solok diperpanjang hingga 30 April 2012 untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor : 471.13/5079/SJ tanggal 20 Desember 2011.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Duk capil) Kabupaten Solok, Drs. Dedy Permana, MM, kepada Singgalang, Senin (13/2) mengatakan bahwa sesuai SE Mendagri tersebut ditambah lagi SE Mendagri Nomor : 471.13/5266/SJ tanggal 30 Desember 2011 perihal dispensasi pelayanan penerbitan KTP elektronik secara massal, maka Bupati Solok juga telah menurunkan surat edaran kepada camat, walinagari dan jorong-jorong se Kabupaten Solok. SE tersebut bernomor : 471/029/DKSP/2012 tanggal 5 Januari 2012.
Isi SE Bupati antara lain, pelayanan e-KTP secara massal di Kabupaten Solok diperpanjang sampai 30 April 2012. Pengurusannya seperti biasa, mulai dari jorong hingga walinagari sampai ke camat yang harus dilampirkan KK (Kartu Keluarga), ijazah terakhir serta surat nikah bagi yang telah menikah. Dari 14 kecamatan, ada yang bisa merekam data e-KTP di kecamatan, tapi ada juga yang tidak bisa lagi, karena kekurangan operator serta ada alatnya yang rusak.
Bagi mahasiswa, karyawan swasta dan pedagang yang tinggal diluar domisili asalnya, tanpa melalui proses pindah (tidak mengurus surat keterangan pindah), maka diberikan dispensasi penerbitan e-KTP tersebut hingga 30 April 2012.
Sebelumnya, sesuai Peraturan Presiden Nomor: 25 tahun 2008, pasal 16 ayat (2) yang mewajibkan Surat Keterangan Pindah (SKP). "Sekarang tidak perlu SKP lagi, jika mengurus langsung di domisili sekarang, mulai dari RT, RW, jorong hingga camat dan Dukcapil setempat. Jika ada Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang lama (tempat domisili asal) dapat dipakai. Jadi NIK itu hanya satu untuk setiap orang," kata Dedy.
Data penduduk yang pindah tersebut setelah diproses e-KTP nya ditempat yang baru, maka data di tempat asal akan dihapus. Bagi penduduk yang mengurus e-KTP ditempat yang baru, belum mempunyai KK, maka dapat melapor kepada RT dan RW masing-masing dan pembuatan KK dapat bergabung dengan keluarga yang ada di sana, baik keluarga berhubungan darah maupun tidak berhubungan darah, tapi tinggal satu keluarga (rumah). (505)

sgl17 14 Feb, 2012


-
Source: http://hariansinggalang.co.id/tanpa-surat-pindah-e-ktp-juga-bisa-dibuat/
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
thumbnail
Judul: Tanpa Surat Pindah, e-KTP Juga Bisa Dibuat
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait :

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz