KASUS DAK DINAS PENDIDIKAN PASBAR : Berkas Tersangka Sudah P21

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

PASBAR – Berkas kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) tahun 2009 dengan dana Rp24 miliar telah lengkap (P-21). Penyidik Kejaksaan Negeri Simpang Ampek Pasbar telah melimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk disidangkan.

Kasus yang cukup menghebohkan ini menjerat empat orang tersangka yakni M.Yaman (mantan Kadis Disdik Pasbar 2005 hingga 2010), Syafriadi, Agusmar dan Bakri, ketiganya adalah PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) di Disdik Pasbar pada waktu mengelola proyek tersebut.
Hal itu dikatakan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Simpang Ampek Erman Syafudianto pada wartawan, Senin (13/2). Menurut Erman, hal ini sesuai dengan berkas No:B-229/N.3.23/Fd.1/02/tahun 2012 tanggal 7 Februari atas nama M.Yaman.
Berkas tersebut dinyatakan telah lengkap alias P-21 dan segera dilimpahkan pada Pengadialan Negeri (PN) Tipikor Padang. "Keempat tersangka ini sudah kita tahan karena sudah cukup bukti," ungkapnya.
Atas perbuatannya, keempat tersangka akan diganjar dengan pasal 18 huruf f, e, pasal 3 huruf g UU 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.
Menurut Herry SH dan Kasi Pidsus, Erman Syafrudianto, SH, sebelum ditahan tersangka diperiksa secara bergilir selama tiga jam, kemudian tepatnya pukul 16.00 WIB langsung diberikan surat penahanan dan dibawa ke Rutan Talu, sesuai dengan mekanisme.
Menurutnya, keempat tersangka ini ditahan demi memudahkan pemeriksaan dalam kasus korupsi DAK tahun 2009. "Keempat tersangka diduga melakukan tindakkan pidana dan merugikan negara sekitar Rp1,2 miliar dan para tersangka ini kita tahan karena sudah cukup bukti," sebutnya.
Dikatakannya, sebelumnya, pihak Kejaksaan Negeri sudah melakukan pemeriksaan terhadap 180 orang kepala sekolah (kepsek) tingkat SD yang mendapat DAK Disdik tahun 2009.
Dalam pengungkapan dugaan korupsi DAK Dinas Pendidikan Pasbar tahun 2009 tersebut, pihaknya tidak tergesa-gesa karena dibutuhkan kelengkapan data dan saksi.
Secara keseluruhan, saksi dari kepala sekolah yang telah dipanggil berjumlah 180 orang. Saksi tersebut terdiri dari para Kepsek tingkat SD, kepala Unit Pelayanan Teknis Pendidikan Dasar (UPTD) tingkat kecamatan, PPTK Dinas Pendidikan (Disdik), Kadis, Bendahara serta Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD).
Dari hasil keterangan saksi yang sudah diperiksa, pihaknya menyimpulkan telah terjadi indikasi korupsi dengan modus pungutan liar (Pungli) terhadap pungutan dana partisipasi ruang atau kelas, pembuatan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dan laporan kemajuan pekerjaan fisik bangunan.
Untuk pungutan dana partisipasi ruang tersebut besarannya dalam satu lokal berkisar dari Rp1,5 juta sampai Rp3,5 juta. Sedangkan untuk pembutan SPJ berkisar Rp2 sampai Rp10 juta. Itu hanya baru sebagian, bahkan ada yang mencapai Rp20 juta yang diberikan oleh Kepsek ke Disdik Pasbar.
"Kuat indikasi pungli ini adalah pada persiapan SPJ para kepala sekolah, supaya SPJ mereka ini cepat siap atau selesai. Disinilah terdapat indikasi pungli. Sebab, para Kepsek ini harus menye tor pada pembuat SPJ itu jutaan rupiah. Untuk DAK tahun 2009 ini difokuskan pada fisik dengan pagu dan sekitar Rp24 miliar untuk sekitar 140 SD yang ada di Kab. Pasbar,'' sebutnya. (212)

sgl17 14 Feb, 2012


-
Source: http://hariansinggalang.co.id/kasus-dak-dinas-pendidikan-pasbar-berkas-tersangka-sudah-p21/
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
thumbnail
Judul: KASUS DAK DINAS PENDIDIKAN PASBAR : Berkas Tersangka Sudah P21
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait :

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz